Langsung ke konten utama

LKPD TKRO Kelas XII - SMKN 36 Topik 4: Perawatan Berkala Kendaraan Ringan


Identitas

Sekolah: SMKN 36

Mata Pelajaran: Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO)

Kelas/Semester: XII / Genap

Topik: Perawatan Berkala Kendaraan Ringan

Alokasi Waktu: 2 × 45 menit

Tujuan Pembelajaran

- Menerapkan prosedur perawatan berkala kendaraan ringan sesuai jadwal (1.000 km, 10.000 km, 20.000 km, dst).

- Mendiagnosis kondisi kendaraan berdasarkan hasil pemeriksaan berkala.

- Menyusun laporan hasil perawatan berkala.

Alat dan Bahan

- Unit kendaraan

- Toolkit standar

- Form checklist perawatan berkala

- Oli mesin, air radiator, filter udara

Informasi Dasar

- Perawatan berkala dilakukan untuk menjaga performa kendaraan dan mencegah kerusakan.

- Jadwal umum: 1.000 km (pemeriksaan ringan), 10.000 km (penggantian oli & filter), 20.000 km (pemeriksaan rem, suspensi, sistem pendingin).

- Laporan perawatan berkala memuat identitas kendaraan, hasil pemeriksaan, komponen yang diganti, serta rekomendasi.

Kegiatan Peserta Didik

- Observasi: amati instruktur melakukan pemeriksaan berkala.

- Praktik: lakukan perawatan sesuai checklist.

- Diskusi: analisis dampak jika perawatan berkala diabaikan.

- Tugas Individu: buat laporan hasil perawatan.

Penilaian

- Pengetahuan: pemahaman jadwal perawatan.

- Keterampilan: pelaksanaan perawatan berkala.

- Sikap: kerapian, ketelitian, tanggung jawab.


 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Modul Sistem Rem Hidrolik dengan Booster Vakum

  Berikut adalah diagram sistem rem hidrolik yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia: Penjelasan Komponen Pedal Rem: Komponen yang diinjak oleh pengemudi untuk memulai pengereman. Tekanan dari kaki diteruskan ke push rod. Push Rod (Batang Penekan): Menghubungkan pedal rem dengan booster. Saat pedal ditekan, push rod menyalurkan gaya mekanis ke dalam booster vakum. Booster Vakum: Alat bantu yang menggunakan perbedaan tekanan udara (vakum dari intake manifold) untuk memperbesar tenaga dari pedal rem, sehingga pengemudi tidak perlu menginjak pedal dengan tenaga besar. Master Silinder (Silinder Induk): Mengubah gaya mekanis dari booster menjadi tekanan hidrolik. Di dalamnya terdapat piston dan minyak rem. Reservoir Minyak Rem: Tangki penyimpan minyak rem (brake fluid). Menyediakan suplai cairan agar tidak ada udara masuk ke sistem. Pipa Hidrolik (Saluran Tekanan): Saluran yang menyalurkan tekanan hidrolik dari master silinder menuju silinder roda di mas...

LKPD TKRO Kelas XII Topik 1: Konversi Energi Kendaraan Ringan

  Identitas Sekolah: SMKN 36 Mata Pelajaran: Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) Kelas/Semester: XII / Ganjil Topik: Konversi Energi Kendaraan Ringan Alokasi Waktu: 2 × 45 menit Tujuan Pembelajaran - Menganalisis konsep konversi energi pada kendaraan ringan. - Menghitung daya motor bakar dan motor listrik pada kendaraan. - Menjelaskan perbedaan prinsip kerja motor bakar dan motor listrik. Alat dan Bahan - Buku referensi TKRO kelas XII - Laptop/HP dengan kalkulator - Video/simulasi animasi mesin bakar & motor listrik - Kertas kerja Informasi Dasar - Kendaraan bermotor bekerja berdasarkan konversi energi: dari energi kimia (bahan bakar) → energi panas → energi mekanik. - Pada motor bakar, pembakaran menghasilkan gas bertekanan tinggi yang mendorong piston → crankshaft → roda. - Pada motor listrik, energi listrik → energi magnetik → gerakan mekanik rotor. - Daya mesin dihitung dengan rumus: P = (T × N) / 9550 (P = daya kW, T = torsi Nm, ...