Langsung ke konten utama

LKPD TKRO Kelas XII - SMKN 36 Topik 6: Sistem Pemindah Tenaga

 


Identitas

Sekolah: SMKN 36

Mata Pelajaran: Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO)

Kelas/Semester: XII / Genap

Topik: Sistem Pemindah Tenaga

Alokasi Waktu: 2 × 45 menit

Tujuan Pembelajaran

- Menerapkan perawatan dan overhaul pada sistem kopling, transmisi, poros propeller, differential, dan poros penggerak roda.

- Menjelaskan fungsi utama tiap komponen pemindah tenaga.

- Menganalisis gangguan umum pada sistem pemindah tenaga.

Alat dan Bahan

- Unit transmisi manual/otomatis

- Toolkit standar

- Manual service

- Oli transmisi

Informasi Dasar

- Sistem pemindah tenaga memindahkan daya dari engine ke roda.

- Komponen utama: clutch, transmisi manual/otomatis, propeller shaft, differential, drive shaft.

- Kerusakan umum: selip kopling, suara berisik transmisi, getaran pada poros penggerak.

Kegiatan Peserta Didik

- Observasi: amati instruktur membongkar transmisi.

- Praktik: lakukan pemeriksaan kopling dan transmisi.

- Diskusi: identifikasi penyebab kopling selip.

- Tugas Individu: buat laporan hasil pemeriksaan sistem pemindah tenaga.

Penilaian

- Pengetahuan: fungsi & prinsip kerja.

- Keterampilan: pemeriksaan & perawatan.

- Sikap: tanggung jawab, kerja sama, ketelitian.


 


 



 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Modul Sistem Rem Hidrolik dengan Booster Vakum

  Berikut adalah diagram sistem rem hidrolik yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia: Penjelasan Komponen Pedal Rem: Komponen yang diinjak oleh pengemudi untuk memulai pengereman. Tekanan dari kaki diteruskan ke push rod. Push Rod (Batang Penekan): Menghubungkan pedal rem dengan booster. Saat pedal ditekan, push rod menyalurkan gaya mekanis ke dalam booster vakum. Booster Vakum: Alat bantu yang menggunakan perbedaan tekanan udara (vakum dari intake manifold) untuk memperbesar tenaga dari pedal rem, sehingga pengemudi tidak perlu menginjak pedal dengan tenaga besar. Master Silinder (Silinder Induk): Mengubah gaya mekanis dari booster menjadi tekanan hidrolik. Di dalamnya terdapat piston dan minyak rem. Reservoir Minyak Rem: Tangki penyimpan minyak rem (brake fluid). Menyediakan suplai cairan agar tidak ada udara masuk ke sistem. Pipa Hidrolik (Saluran Tekanan): Saluran yang menyalurkan tekanan hidrolik dari master silinder menuju silinder roda di mas...

LKPD TKRO Kelas XII - SMKN 36 Topik 4: Perawatan Berkala Kendaraan Ringan

Identitas Sekolah: SMKN 36 Mata Pelajaran: Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) Kelas/Semester: XII / Genap Topik: Perawatan Berkala Kendaraan Ringan Alokasi Waktu: 2 × 45 menit Tujuan Pembelajaran - Menerapkan prosedur perawatan berkala kendaraan ringan sesuai jadwal (1.000 km, 10.000 km, 20.000 km, dst). - Mendiagnosis kondisi kendaraan berdasarkan hasil pemeriksaan berkala. - Menyusun laporan hasil perawatan berkala. Alat dan Bahan - Unit kendaraan - Toolkit standar - Form checklist perawatan berkala - Oli mesin, air radiator, filter udara Informasi Dasar - Perawatan berkala dilakukan untuk menjaga performa kendaraan dan mencegah kerusakan. - Jadwal umum: 1.000 km (pemeriksaan ringan), 10.000 km (penggantian oli & filter), 20.000 km (pemeriksaan rem, suspensi, sistem pendingin). - Laporan perawatan berkala memuat identitas kendaraan, hasil pemeriksaan, komponen yang diganti, serta rekomendasi. Kegiatan Peserta Didik - Observasi: amati...

LKPD TKRO Kelas XII Topik 1: Konversi Energi Kendaraan Ringan

  Identitas Sekolah: SMKN 36 Mata Pelajaran: Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) Kelas/Semester: XII / Ganjil Topik: Konversi Energi Kendaraan Ringan Alokasi Waktu: 2 × 45 menit Tujuan Pembelajaran - Menganalisis konsep konversi energi pada kendaraan ringan. - Menghitung daya motor bakar dan motor listrik pada kendaraan. - Menjelaskan perbedaan prinsip kerja motor bakar dan motor listrik. Alat dan Bahan - Buku referensi TKRO kelas XII - Laptop/HP dengan kalkulator - Video/simulasi animasi mesin bakar & motor listrik - Kertas kerja Informasi Dasar - Kendaraan bermotor bekerja berdasarkan konversi energi: dari energi kimia (bahan bakar) → energi panas → energi mekanik. - Pada motor bakar, pembakaran menghasilkan gas bertekanan tinggi yang mendorong piston → crankshaft → roda. - Pada motor listrik, energi listrik → energi magnetik → gerakan mekanik rotor. - Daya mesin dihitung dengan rumus: P = (T × N) / 9550 (P = daya kW, T = torsi Nm, ...