Langsung ke konten utama

Modul Sistem Rem Hidrolik dengan Booster Vakum

 


Berikut adalah diagram sistem rem hidrolik yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia:

Penjelasan Komponen

Pedal Rem: Komponen yang diinjak oleh pengemudi untuk memulai pengereman. Tekanan dari kaki diteruskan ke push rod.

Push Rod (Batang Penekan): Menghubungkan pedal rem dengan booster. Saat pedal ditekan, push rod menyalurkan gaya mekanis ke dalam booster vakum.

Booster Vakum: Alat bantu yang menggunakan perbedaan tekanan udara (vakum dari intake manifold) untuk memperbesar tenaga dari pedal rem, sehingga pengemudi tidak perlu menginjak pedal dengan tenaga besar.

Master Silinder (Silinder Induk): Mengubah gaya mekanis dari booster menjadi tekanan hidrolik. Di dalamnya terdapat piston dan minyak rem.

Reservoir Minyak Rem: Tangki penyimpan minyak rem (brake fluid). Menyediakan suplai cairan agar tidak ada udara masuk ke sistem.

Pipa Hidrolik (Saluran Tekanan): Saluran yang menyalurkan tekanan hidrolik dari master silinder menuju silinder roda di masing-masing roda.

Silinder Roda (Wheel Cylinder / Caliper): Mengubah tekanan hidrolik menjadi gerakan mekanis untuk menekan kampas rem pada tromol atau cakram.

Kampas Rem (Brake Shoe / Pad): Bagian yang bergesekan langsung dengan tromol atau cakram, menghasilkan gesekan untuk menghentikan putaran roda.

Cakram / Tromol Rem: Komponen yang dipasang pada roda. Saat ditekan kampas, menghasilkan gesekan sehingga roda melambat atau berhenti.

Port Sambungan Intake Manifold (Vakum): Sambungan antara booster dengan intake manifold mesin. Bagian ini memasok vakum yang dibutuhkan booster untuk membantu pengereman.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

LKPD TKRO Kelas XII - SMKN 36 Topik 4: Perawatan Berkala Kendaraan Ringan

Identitas Sekolah: SMKN 36 Mata Pelajaran: Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) Kelas/Semester: XII / Genap Topik: Perawatan Berkala Kendaraan Ringan Alokasi Waktu: 2 × 45 menit Tujuan Pembelajaran - Menerapkan prosedur perawatan berkala kendaraan ringan sesuai jadwal (1.000 km, 10.000 km, 20.000 km, dst). - Mendiagnosis kondisi kendaraan berdasarkan hasil pemeriksaan berkala. - Menyusun laporan hasil perawatan berkala. Alat dan Bahan - Unit kendaraan - Toolkit standar - Form checklist perawatan berkala - Oli mesin, air radiator, filter udara Informasi Dasar - Perawatan berkala dilakukan untuk menjaga performa kendaraan dan mencegah kerusakan. - Jadwal umum: 1.000 km (pemeriksaan ringan), 10.000 km (penggantian oli & filter), 20.000 km (pemeriksaan rem, suspensi, sistem pendingin). - Laporan perawatan berkala memuat identitas kendaraan, hasil pemeriksaan, komponen yang diganti, serta rekomendasi. Kegiatan Peserta Didik - Observasi: amati...

LKPD TKRO Kelas XII Topik 1: Konversi Energi Kendaraan Ringan

  Identitas Sekolah: SMKN 36 Mata Pelajaran: Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) Kelas/Semester: XII / Ganjil Topik: Konversi Energi Kendaraan Ringan Alokasi Waktu: 2 × 45 menit Tujuan Pembelajaran - Menganalisis konsep konversi energi pada kendaraan ringan. - Menghitung daya motor bakar dan motor listrik pada kendaraan. - Menjelaskan perbedaan prinsip kerja motor bakar dan motor listrik. Alat dan Bahan - Buku referensi TKRO kelas XII - Laptop/HP dengan kalkulator - Video/simulasi animasi mesin bakar & motor listrik - Kertas kerja Informasi Dasar - Kendaraan bermotor bekerja berdasarkan konversi energi: dari energi kimia (bahan bakar) → energi panas → energi mekanik. - Pada motor bakar, pembakaran menghasilkan gas bertekanan tinggi yang mendorong piston → crankshaft → roda. - Pada motor listrik, energi listrik → energi magnetik → gerakan mekanik rotor. - Daya mesin dihitung dengan rumus: P = (T × N) / 9550 (P = daya kW, T = torsi Nm, ...