Langsung ke konten utama

LKPD TKRO Kelas XII Topik 1: Konversi Energi Kendaraan Ringan

 

Identitas

Sekolah: SMKN 36

Mata Pelajaran: Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO)

Kelas/Semester: XII / Ganjil

Topik: Konversi Energi Kendaraan Ringan

Alokasi Waktu: 2 × 45 menit

Tujuan Pembelajaran

- Menganalisis konsep konversi energi pada kendaraan ringan.

- Menghitung daya motor bakar dan motor listrik pada kendaraan.

- Menjelaskan perbedaan prinsip kerja motor bakar dan motor listrik.

Alat dan Bahan

- Buku referensi TKRO kelas XII

- Laptop/HP dengan kalkulator

- Video/simulasi animasi mesin bakar & motor listrik

- Kertas kerja

Informasi Dasar

- Kendaraan bermotor bekerja berdasarkan konversi energi: dari energi kimia (bahan bakar) → energi panas → energi mekanik.

- Pada motor bakar, pembakaran menghasilkan gas bertekanan tinggi yang mendorong piston → crankshaft → roda.

- Pada motor listrik, energi listrik → energi magnetik → gerakan mekanik rotor.

- Daya mesin dihitung dengan rumus: P = (T × N) / 9550 (P = daya kW, T = torsi Nm, N = putaran rpm).

Kegiatan Peserta Didik

- Observasi: Amati video/animasi mesin bensin, mesin diesel, dan motor listrik. Catat perbedaan sumber energi, cara kerja, dan hasil akhirnya.

- Diskusi Kelompok: Bandingkan efisiensi motor bakar vs motor listrik. Tuliskan kelebihan & kekurangan masing-masing.

- Latihan Perhitungan: a) Mesin menghasilkan torsi 120 Nm pada 3000 rpm, hitung dayanya. b) Motor listrik torsi 80 Nm pada 4000 rpm, hitung dayanya.

- Analisis: Mengapa tren kendaraan saat ini beralih ke motor listrik?

Penilaian

- Pengetahuan: ketepatan perhitungan daya, hasil analisis.

- Keterampilan: kemampuan menjelaskan prinsip konversi energi.

- Sikap: kerja sama, keaktifan, ketelitian.


 



 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Modul Sistem Rem Hidrolik dengan Booster Vakum

  Berikut adalah diagram sistem rem hidrolik yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia: Penjelasan Komponen Pedal Rem: Komponen yang diinjak oleh pengemudi untuk memulai pengereman. Tekanan dari kaki diteruskan ke push rod. Push Rod (Batang Penekan): Menghubungkan pedal rem dengan booster. Saat pedal ditekan, push rod menyalurkan gaya mekanis ke dalam booster vakum. Booster Vakum: Alat bantu yang menggunakan perbedaan tekanan udara (vakum dari intake manifold) untuk memperbesar tenaga dari pedal rem, sehingga pengemudi tidak perlu menginjak pedal dengan tenaga besar. Master Silinder (Silinder Induk): Mengubah gaya mekanis dari booster menjadi tekanan hidrolik. Di dalamnya terdapat piston dan minyak rem. Reservoir Minyak Rem: Tangki penyimpan minyak rem (brake fluid). Menyediakan suplai cairan agar tidak ada udara masuk ke sistem. Pipa Hidrolik (Saluran Tekanan): Saluran yang menyalurkan tekanan hidrolik dari master silinder menuju silinder roda di mas...

LKPD TKRO Kelas XII - SMKN 36 Topik 4: Perawatan Berkala Kendaraan Ringan

Identitas Sekolah: SMKN 36 Mata Pelajaran: Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) Kelas/Semester: XII / Genap Topik: Perawatan Berkala Kendaraan Ringan Alokasi Waktu: 2 × 45 menit Tujuan Pembelajaran - Menerapkan prosedur perawatan berkala kendaraan ringan sesuai jadwal (1.000 km, 10.000 km, 20.000 km, dst). - Mendiagnosis kondisi kendaraan berdasarkan hasil pemeriksaan berkala. - Menyusun laporan hasil perawatan berkala. Alat dan Bahan - Unit kendaraan - Toolkit standar - Form checklist perawatan berkala - Oli mesin, air radiator, filter udara Informasi Dasar - Perawatan berkala dilakukan untuk menjaga performa kendaraan dan mencegah kerusakan. - Jadwal umum: 1.000 km (pemeriksaan ringan), 10.000 km (penggantian oli & filter), 20.000 km (pemeriksaan rem, suspensi, sistem pendingin). - Laporan perawatan berkala memuat identitas kendaraan, hasil pemeriksaan, komponen yang diganti, serta rekomendasi. Kegiatan Peserta Didik - Observasi: amati...